akhirnya setelah sekian lama gw merantau dikota orang, gw kembali lagi kerumah, namun kali ini dengan membawa segudang emosi, dan sakit hati. iya emosi dan sakit hati, gw rasa kalo kalian baca blog gw sebelumnya kalian akan bisa mengerti. rumah gw selalu memberikan harapan dan semangat buat gw. selalu bisa mengingatkan gw untuk tidak selalu terbang tinggi diangkasa. rumah gw selalu bisa membuat gw kembali memijakkan kaki dibumi. kaki yang telah sekian lama tidak digunakan. nyokap selalu bisa menyadarkan gw tentang hidup. dengan gaya bahasanya yang santai terbuka namun bijak, dia menjelaskan seharusnya hidup ini, kembali meluruskan persepsi gw yang mulai melenceng dari yang seharusnya. dia selalu bisa menyemangati gw walapun gw belum cerita apapun kepadanya. kadang gw berpikir knapa gw bisa sangat sensitif, akhirnya gw tau jawaban nya, nyokap gw selalu mengajarkan untuk sensitif, aware, dan mempunyai perasaan yang halus. mengajarkan berpikir positif disegala situasi dan selalu sabar karena disetiap situasi pasti ada makna yang terkandung didalamnya.
dengan bertambahnya waktu gw semakin menyadari akan ketidak sempurnaan dunia ini, ketidak sempurnaan yang dibuat dan dilakukan oleh manusia itu sendiri. gw semakin mengetahui kebusukan-kebusukan manusia. dan apa yang menyebabkan mereka menjadi seperti itu. ironis memang, tapi itulah kenyataannya.
dan dengan bertambahnya waktu pula gw semakin menyadari akan keharusan gw bersyukur telah dibesarkan dalam keluarga ini, dalam rumah ini dan dalam lingkungan ini. peran nyokap gw sangat besar dalam hal ini. dalam meluruskan gw agar tidak menjadi manusia yang semakin membuat dunia ini tidak sempurna. karena tanpa smua ini gw tidak akan bisa menjadi seperti sekarang.
i miss u mom, dad,
my sisters, my cat,
and all my friends here,,
March 18, 2008
Labels: Berbagi Cerita
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


0 comments:
Post a Comment